Senin, 25 April 2011

Pembukaan UUD 1945

DAFTAR ISI
1. BAB I ....................................................... hal 2
2. BAB II ....................................................... hal 3
3. BAB III ....................................................... hal 4













BAB I
PENDAHULUAN

Pembukaan UUD 1945
Pembukaan UUD 1945 terdiri dari 4 alinea ,alinea I,II, dan III tidak ada / memiliki kausal organis dengan pasal-pasalnya. Sedang alinea IV memiliki hubungan yang bersifat kausal organis dengan pasal-pasal UUD 1945.
Alinea ke-4, memuat pernyataan mengenai keadaan setelah negara indonesia terbentuk.
Hubungan alinea ke IV dengan pasal-pasal UUD 1945 menyangkut beberapa sudut :
Pertama : UUD yang ditentukan akan ada
Kedua : yang diatur dalam UUD adalah tentang pembentukan pemerintahan negara dengan berbagai syarat
Ketiga : Negara Indonesia adalah berbentuk republik yang berkedaulatan rakyat
Keempat : ditetapkannya pancasila sebagai dasar filsafat negara RI
Kedudukan pembukaan UUD yang memuat sifat-sifat fondamental dan asasi bagi negara tersebut adalah tetap dan tidak dapat diubah.
Hal ini berdasarkan :
1. TAP no : XX /MPRS / 1966
2. TAP no : V /MPRS / 1973
3. TAP no : XI /MPRS / 1978
4. TAP no : III /MPRS / 1983
Mengubah pembukaan UUD 1945 berarti sama halnya dengan pembubaran negara.










BAB II
ISI

HAKEKAT PEMBUKAAN UUD 1945
1. Pembukaan UUD 1945 sebagai tertib hukum tertinggi
Pancasila terdapat dalam pembukaan UUD 1945 (alinea IV) merupakan suatu dasar dan asas kerohanian dalam penyelenggaraan negara maka pancasila adalah sebagai sumber dari segala sumber hukum indonesia
2. Memiliki syarat adanya tertib hukum indonesia (reet order/legal order)
Dalam alinea IV termuat unsur-unsur syarat tertib hukum sebagai berikut :
1. Adanya kesatuan 5 objek yaitu penguasa yang mengadakan perarturan hukum
2. Adanya kesatuan asas kerohanian yang merupakan suatu dasar dari keselurhan peraturan hukum
3. Adanya kesatuan daerah ,dimana peraturan hukum itu berlaku
Dalam hubungannya dengan pasal-pasal UUD 1945, maka pembukaan UUD 1945 mempunyai kedudukan dan hakekat sebagai berikut :
1. Dalam hubungan dengan tertib hukum indonesia ,UUD terpisah dengan pembukaan UUD sebagai pokok kaidah negara yang fondamental ,pembukaan UUD berkedudukan lebih tinggi dari batang tubuh
2. Pembukaan UUD lebih tinggi kedudukannya
3. Pembukaan UUD yang menentukan adanya UUD 1945
4. Pembukaan UUD mengandung poko-pokok pikiran yang harus dijabarkan kedalam pasal-pasal UUD 1945

BAB III
PENUTUP

TUJUAN PEMBUKAAN UUD 1945
1. Untuk mempertanggung jawabkan pernyataan kemerdekaan yang merupakan hak kodrat yang mutlak bangsa indonesia uantuk merdeka (alinea I)
2. Untuk menetapkan cita-cita bangsa indonesia yang ingin dicapai dengan kemerdekaan (alinea II)
3. Proklamasi kemerdekaan sebagai permulaan dan dasar hidup kebangsaan dan kenegaraan indonesia dalam lindungan Allah Tuhan Yang Maha Esa (alinea III)
4. Melaksanakan segala sesuatu yang tercantum dalam alinea IV dalam realisasi hidup bersama dalam suatu bangsa / negara indonesia berdasarkan pancasila (alinea IV)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar